Modifikasi Lambretta 150 DL Racing Harga Mesin Seharga Satu Mobil

Motorgue, 28 Jun 2020
  • Modifikasi Lambretta 150 DL
    Modifikasi Lambretta 150 DL Racing Harga Mesin Seharga Satu Mobil
Jangan dilawan, modifikasi Lambretta 150 DL Racing lansiran 1969 milik Hendra Damanik ini. Sebagai pria yang kecanduan dengan motor aliran racing, pasti enggak mau berpaling ke aliran lain. “Karena saya salah satu bagian dari Prapanca Racing dan memang suka racing," buka Hendra Damanik. "Makanya ngebangun motor pun aliran racing, gak doyan gaya vintage gitu,” sambung pria yang menyerahkan pengerjaan ke Xbata Garage di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan. Enggak tanggung-tanggung, segelondong mesin pun diorder langsung dari Inggris.

“Di sana banyak builder untuk Lambretta, salah satunya Super Monza," ujar Jomal, sapaan akrabnya. "Karena daripada benahin mesin standarnya belum tentu kencang," sambungnya. "Jadi, mending beli segelondong mesin Super Monza aja deh, kapasitasnya jadi 225 cc," lanjutnya.  "Segelondong mesin ini berkisar Rp 160 juta," tambahnya. Padahal dengan duit Rp 160 jutaan bisa beli mobil Honda Brio baru loh bro (Rp 145-170 juta). Selain mesin yang didatangkan langsung dari Inggris, Jomal juga memasang spare part istimewa. Seperti crankshaft BPG Pro, kopling BGM Pro Super Strong, dan karburator Dell’Orto 30 mm.  Selain itu, knalpot Super Monza dengan perut knalpot yang besar menyesuaikan kapasitas mesin.

Mesin yang sudah bengis ini juga harus diimbangi pengereman pakem. "Modif rem depan ini emang karena udah enggak ngerem, gak kuat sama tenaga mesinnya," lanjut Jomal yang banyak mengambil part Lambretta di Reborn Scooter, Jakarta."Tadinya cuma mau single disc brake eh ternyata abis, makanya jadi yang double disc," sambungnya.  "Master remnya Formula kayak dipakai motor SE, gue nih yang pertama pakai master rem ini di Lambretta Indonesia,” tambah Jomal. Konon, komponen pengereman mencapai Rp 35 juta. Sebagai finishing seluruh bodi dilabur warna yang menjadi trademark Jomal dengan sedikit sentuhan stripping minimalis.

“Warna ini jadi trademark dan favorit gue, namanya Royal Blue," sebut pria ramah yang memiliki 8 buah Vespa ini.  "Karena warna ini bawaanya adem dan kalem, kalau kena matahari kayak ada warna ijonya tapi kalau udah sore jadi kalem biru gitu,” sambungnya. Tangki bensin aslinya yang hanya 8,1 liter dan ruangnya terbatas, karena tergabung dengan boks dan filter udara, oleh Jomal dilepas. Gantinya tangki bensin aftermarket berkapasitas 19 liter. Pastinya siap memberi asupan pada mesin baru yang dijamin sangat haus bensin.
Sumber: