Modifikasi Suzuki Inazuma Dirombak Total Ban Diganti dan Rangka Dipangkas

Motorgue, 02 Jul 2020
  • Suzuki Inazuma
    Modifikasi Suzuki Inazuma Dirombak Total Ban Diganti dan Rangka Dipangkas
Kesengsem BMW R NineT Scrambler, Rully Triswandy lebih pilih memodifikasi Suzuki Inazuma miliknya. Tampilan BMW R NineT Scrambler memang kelewat keren bagi pecinta otomotif, dengan genre retro ala penggaruk tanah. Rully yang berprofesi sebagai seorang nakhoda, memilih memodifikasi motornya daripada membeli BMW R NineT Scrambler. “Berhubung harganya lumayan menguras dompet, saya inisiatif ingin mengubah Suzuki Inazuma agar mirip BMW R nineT,” kata Rully yang berdomisili di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Mewujudkannya, Rully memboyong Inazuma 2013 ini ke Puspa Kediri Custom (PKC) di Jl. Rambutan No. 54, Jati Mekar, Bekasi Selatan, Jawa Barat.

“Tampilannya minta diubah jadi seperti BMW R nineT, tapi ubahannya tidak mau terlalu extreme seperti meng-custom motor pada umumnya,” ungkap Aya Sofia Punggawa PKC. Ubahannya, Aya bersama tim PKC memulai dari merombak rangka belakang. “Kami rombak pakai pipa seamless 2 mm, agar posisi sub frame jadi lebih datar menyesuaikan konsep,” beber Aya. Bergeser ke sektor tangki, penampung bahan bakar itu dibuat ulang agar lebih ramping, menggunakan pelat galvanis berketebalan 1,2 mm.Pada bagian bodi-bodi, cover samping kanan dan kiri dibuat ulang dengan bentuk yang lebih simpel. Melihat ke bagian depan suspensi dan setang masih bawaan pabrik, tapi headlamp sudah berganti LED berdiameter 7 inci yang dibalut cover custom.

Bergeser ke bagian lingkar roda, pelek ganti model jari-jari pakai TK Japan yang dibalut ban Swallow tipe Street Enduro. “Untuk teromolnya kami custom dari pelek orisinal Inazuma agar tidak perlu penyesuaian saat pemasangan,” jelas Aya. Agar aura scrambler lebih kental, sepatbor depan dibuat lebih simpel menggunakan pelat galvanis. Sedangkan sepatbor belakang Aya mendaulat tail tidy aftermarket yang aslinya untuk Kawasaki KLX150, yang sudah include stoplamp 3 in 1. Sentuhan terakhir Aya mengecat tangki, sepatbor dan cover bodi samping dengan warna hitam. Ada juga sentuhan grafis angka ‘42’ yang ternyata merupakan angkatan pendidikan Rully.
Sumber: