Brixton Crossfire 500 Scrambler Asal Austria

Motorgue, 04 Jul 2020
  • Brixton Crossfire 500
    Brixton Crossfire 500 Scrambler Asal Austria
Brixton Motorcycles luncurkan Crossfire 500 untuk pasar Eropa. Motor bergaya scrambler dari Austria itu dijual lebih terjangkau dibanding kompetitornya. Harganya cuma € 6.249 ($ 7.106 USD) atau setara Rp 100 juta. Cukup terjangkau untuk ukuran kuda besi dengan dapur pacu 500 cc dua silinder. Ia pertama kali dikenalkan pada 2018 di pameran sepeda motor internasional EICMA di Milan. Saat itu masih dalam bentuk prototipe. Seiring kebutuhan pasar roda dua yang meningkat, membuat perusahaan mengambil keputusan untuk memproduksi secara masal.


Tidak seperti produsen roda dua pada umumnya, Brixton Motorcycles lebih mengutamakan tampilan untuk setiap produk mereka. Contohnya pada Crossfire 500 yang menggunakan konsep Visual Product Language (VPL). Mereka merancang kuda besinya itu dengan simbol berbentuk X yang disebut "Crossfires" pada tangki, bodi dan knalpot. Selain itu, motif ‘cross’ juga disematkan ke berbagai aksesori penunjangnya. Garis desain baru itu juga melambangkan semangat dan visi perusahaan.

Berbeda dengan varian lain yang dirancang dan dibuat di Cina, motor jenis scrambler ini justru dikembangkan di Krems-Gedersdorf Business Park, Austria. Tim desainernya telah bekerja secara kreatif selama 2 tahun terakhir. Dan ini merupakan model pertama yang dibuat langsung oleh KSR Group, induk perusahaan Brixton Motorcycles. Ia disajikan dalam dua pilihan, Crossfire 500 dan Crossfire 500 X yang dijual lebih mahal, € 6.549 ($ 7.448 USD) atau sekitar Rp 104 juta. Meski begitu harganya termasuk terjangkau jika dibanding dengan Honda CB500F atau Svartpilen dari Husqvarna yang dijual di Eropa.

Meski identik, ada beberapa bagian detail yang berbeda. Untuk Crossfire 500 reguler punya corak klasik di tubuhnya. Lalu joknya lebih tebal dengan motif bergaris di bagian atas serta tidak memiliki sepatbor belakang dan diganti mudguard, lengkap beserta dudukan pelat nomor. Sementara tipe X di bagian tangki disematkan ‘500’ besar, logo ‘cross’ di cover penutup radiator, jok tipis, ban tipe dual purpose dan pelindung cipratan model menggantung. Jika dilihat secara keseluruhan, modelnya mengingatkan kita kepada Svartpilen milik Husqvarna, hanya minus bingkai teralis saja. Masing-masing terdapat dua pilihan warna, hitam dan putih.

Keduanya dikemas dengan beragam fitur modern. Semua sektor pencahayaan sudah berteknologi LED dengan tambahan DRL pada lampu utama. Panel instrumen sudah serbadigital, suspensi depan upside down dan belakang monosok yang dapat disetel dari KYB. Buat penghenti laju mengandalkan cakram di kedua roda, depan dijepit dua kaliper secara radial dari J. Juan Brake. Keduanya terhubung dengan pengereman bersensor alias ABS (Anti-lock Braking System) lansiran Bosch. Sisanya ada knalpot stainless lengkap dengan cover, tangki X Shape, pelek jari-jari dan ban dari Pirelli. Masing-masing model dibekali mesin 486 cc DOHC, dua silinder, 4-tak, fuel injection dan berpendingin cairan. Tenaga yang dikeluarkan dari jantung mekanisnya sebesar 47 Hp pada 8.500 rpm dan torsi 43 Nm. Pengembangan selama dua tahun menghasilkan mesin yang sudah bersertifikasi Euro 5.

Untuk diketahui, Brixton Motorcycles merupakan bagian dari KSR Group Austria, sebuah perusahaan global yang mengimpor sepeda motor dari banyak pabrikan Cina, termasuk CFMoto. Pabrikan yang berkantor pusat di Krems, Austria ini beberapa waktu lalu meluncurkan kembali merek Malaguti, dan memiliki hubungan dengan Benelli dan Royal Enfield. Brixton sendiri telah mengekspor unitnya ke 40 negara di seluruh dunia, mulai dari Eropa, Asia hingga Amerika utara dan selatan. Unit yang ditawarkan oleh Brixton mulai dari Conwell series, Sunray 125, Felsberg series, Rayburn, Crossfire series hingga edisi spesial SK8 dan Haycroft 125. Dalam dalam waktu dekat, pihaknya siap meluncurkan minibike Crossfire 125 XS. Hampir semua produknya kecuali Crossfire dibuat di Cina.

Sumber: oto