Kandungan Bensin Oktan Tinggi Yang Bikin Irit

Motorgue, 05 Jul 2020
  • Bensin rekomendasi pabrikan
    Kandungan Bensin Oktan Tinggi Yang Bikin Irit
Bensin oktan tinggi, punya manfaat bikin motor irit bahan bakar. Tentunya bikin penasaran bikers, apa saja yang bikin irit. Hal ini jadi terungkap saat acara Ngobrol Virtual (NGOVI) hari Sabtu 27 Juni 2020. Dengan narasumber Dr. Ing. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, peneliti migas dari Institut Teknologi Bandung. Pria yang akrab disapa Pak Yus ini, menjelaskan kalau bensin oktan tinggi bisa bikin irit bensin.

"Tepatnya, kita harus mengikuti anjuran pabrikan motor, soal penggunaan bensin," jelas Pak Yus. Ambil contoh All New Yamaha NMAX 2020, yang rasio kompresi mesinnya 11,6 : 1. Anjuran dari pabrikan, Yamaha NMAX terbaru ini minimal menggunakan bensin dengan oktan RON 92. "Karena mesin sudah disesuaikan dengan bensin, otomatis performanya lebih optimal, baik tenaga serta konsumsi BBM-nya," jelas Pak Yus. Efeknya tenaga mesin akan lebih baik, karena settingan injeksinya sudah diatur untuk bensin RON 92.

"Paling terasa adalah tenaga yang lebih responsif," ungkap Pak Yus. Karena mesinnya lebih responsif, biker tidak perlu buka gas besar-besar untuk kecepatan yang diinginkan. Hal lain dari bensin oktan tinggi yang bikin irit bensin, adalah zat aditif. "Salah satunya adalah kandungan detergen, yang diformulasikan untuk membersihkan ruang mesin," jelas Pak Yus. Kandungan detergen di masing-masing bensin jelas berbeda.

"Makanya balik lagi, kita harus mengisi bensin kendaraan kita dengan mengikuti anjuran dari pabrikan," ungkap Pak Yus. Lantas, apa efek jika pakai bensin yang oktannya tidak sesuai anjuran pabrikan?  Misalnya pakai bensin yang oktannya lebih rendah. "Pembakarannya tidak sempurna, efeknya bisa bikin ngelitik, emisi gas buang lebih tinggi dan bisa bikin mesin rusak," lanjut Pak Yus.

Begitu pula jika memaksa pakai bensin yang oktannya ketinggian. Bensin tidak bisa terbakar sempurna oleh mesin, karena tidak sesuai dengan settingan injeksi. "Bukannya bikin motor makin kencang, malah bikin karbon menumpuk di ruang mesin," lanjut Pak Yus. "Akibatnya selain tarikan ngempos, karbon yang menumpuk juga bisa merusak komponen mesin," tutup Pak Yus. Karena itulah, selalu ikuti anjuran di buku manual dalam pengisian bahan bakar di motor kita.
Sumber: