Pakai Cairan Anti Bocor, Takaran Pas Untuk Ban Motor

Motorgue, 29 May 2020
  • Cairan Anti Bocor
    Pakai Cairan Anti Bocor, Takaran Pas Untuk Ban Motor
Memasukkan cairan anti bocor ke dalam ban sepeda motor tidak boleh asal.  Salah satu yang paling dihindari pengendara di jalan raya adalah ban gembos. Banyak penyebab ban menjadi kempis atau bocor. Salah satunya adalah ranjau paku yang ditebar oleh pelaku kriminal dengan harapan mendapat keuntungan uang dari ban motor yang bocor.

Salah satu langkah mengantisipasi ban bocor di jalan adalah dengan memasukkan cairan anti-paku. Setidaknya ini bisa membuat ban motor Anda bertahan untuk terus melaju. Ini juga menghilangkan rasa was-was terhadap tindak kejahatan, misalnya ban motor tiba-tiba gembos di lokasi sepi yang rawan tindak kejahatan. Namun untuk memasukkan cairan ke dalam ban sepeda motor tidak boleh asal. Setiap isi kemasan cairan anti bocor disesuaikan dengan diameter dan lebar pelek. Tidak direkomendasikan cairan anti bocor motor sport 250 cc dipasangkan di ban skutik 115 cc.

Jika diisi cairan terlalu berlebihan, tarikan motor terasa berat dan boros BBM, ditambah lagi, ban serasa membuang saat menikung. Menurut Tri Saputra, General Manager PT Sinar Alam Abadijaya selaku produsen cairan anti bocor M-One, yang perlu diperhatikan ketika mengisi cairan anti-paku adalah takaran dan ukuran pelek. M-One sendiri sudah meyediakan berbakai cairan yang disesuaikan dengan ukuran ban.

Beragam kemasan cairan anti bocor sudah disesuaikan dengan kebutuhan pemilik motor. Kemasan botol 350cc digunakan untuk ban motor ukuran pelek 14 inch, kemasan 650cc untuk ukuran pelek 17 inch dan ukuran 800cc untuk velk 17 inch dan 18 inch.

"Namun untuk mengisinya terlebih dahulu pastikan kondisi ban dan pelek masih layak. pelek racing biasa tanpa ban dalam harus dites angin dulu agar ban mengembang erat di pelek," imbuhnya.

Jika tidak bocor, ban siap untuk diisi cairan anti bocor. Misalnya volume cairan yang pas untuk pelek racing ban tubeless R-14 isi cairan 350 ml, R-17 cairan 500 ml, dan R-18 cairan 800 ml.

"Pemakaian cairan anti bocor M-One sangat mudah. Buka pentil dan buang sampai angin ban habis. Setelah itu masukkan cairan M-One sampai habis dengan menekan botol, dan putar ban bolak-balik posisi 45 derajat supaya cairan merata. Terakhir, tutup pentil dan pompa ban sesuai ukuran," terangnya.

Sebelumnya M-One Tyre Sealant telah mendapatkan penghargaan dari museum rekor MURI setelah memecahkan rekor melindas sebanyak 5.000 buah paku tanpa terjadi kebocoran pada ban motor. Terakhir adalah meraih penghargaan bergengsi TOP Brand 2020 untuk kategori Tyre Sealant yang diselenggarakan oleh Frontier Group di Jakarta (19/2).

"M-One bisa digunakan untuk beragam ukuran ban tipe tube dan tubeless. Cairan ini sanggup menutup kebocoran secara instan pada ban motor hingga lubang berukuran 6,8 mm," pungkasnya.

Sumber: otosia