Motor Lambretta G325 Special Siap Diluncurkan Akhir Tahun

Motorgue, 10 Jul 2020
  • Lambretta G325 Special
    Motor Lambretta G325 Special Siap Diluncurkan Akhir Tahun
Sejauh ini Lambretta hanya bergantung pada dua skuter seri V Special, yang rasanya belum cukup mengganggu kompetitor seagung Vespa. Namun tampaknya mereka tengah mengakselerasi jumlah amunisi perang. Konsep G325 Special pada panggung EICMA 2019, dikabarkan telah masuk jalur produksi dan segera rilis akhir 2020 di Thailand. Ia memiliki interpretasi jauh berbeda dari dua produk sebelumnya. Bukan hanya bertukar dapur pacu. Rancang bangun bodi benar-benar berubah total. Komponen plastik tak akan ditemukan lagi, menunjukkan kastanya ada di atas. Ya, seluruh panel dibuat dari besi. Menjawab mereka yang kecewa dengan tepong fiber pada seri V. Dimensinya pun besar dan panjang. Dari gambaran purwarupa, bentuknya mendekati generasi lawas.

Kesan klasik nampak makin kental di sini. Utamanya berkat buritan memanjang dan model spakbor fixed. Berikut garis bodi, moncong tutup klakson, sampai pengenaan stoplamp pipih minimalis. Jangan khawatir. Perubahan bentuk dan penggunaan material metal tak mengharuskan semuanya dilas. Mekanisme buka tutup panel samping tetap tersedia layaknya milik V Series. Memudahkan saat ingin berkreasi dengan warna ataupun sekadar menengok area dapur pacu.


Namun satu unsur esensial justru menghilang. Ia tak lagi ditopang struktur tubular. Seperti Vespa, seri G mengaplikasikan konsep monokok. Boleh jadi rigiditasnya berkurang meski diklaim memiliki rasa kendali tak kalah menyenangkan. Tinggal tunggu saja pembuktiannya nanti.Bicara dapur pacu, nomenklatur G325 merepresentasikan dengan jelas. Alias menggendong mesin satu silinder 325 cc. Angka ini cukup eksplisit menantang eksistensi GTS 300, skuter terkencang yang dimiliki Vespa.

Sayang belum diketahui berapa estimasi outputnya. Kali ini sulit memprediksi lewat jajaran mesin SYM - mengingat sebelumnya mereka menjadi vendor. Walter Scheffrahn, Direktur Lambretta GmbH. Jantung Lambretta G bakal dirancang di Italia, tak melibatkan perusahaan otomotif asal Taiwan. Teka teki ini rasanya memang harus dinanti sampai hari rilis. Namun jika memang mau mengasapi GTS, paling tidak bisa mengekstraksi daya setara generasi mesin HPE. Ia berhasil mencatat angka 23,4 Hp/8.250 rpm dan torsi 26 Nm/5.250rpm. Yang berarti cukup kencang untuk ukuran skuter. Satu hal lagi yang menarik, basis G325 tak bakal mengaspal dalam varian combustion engine saja. Bodi monokok baru dipersiapkan juga memangku baterai dan motor elektrik. Scheffrahn mengaku skuter listrik pertama mereka memiliki daya 22 kW. Serta sanggup melesat hingga 120 kpj.
Sumber: oto