Perhatikan Uang Muka Dan Kredit Motor Saat Pandemi COVID-19

Motorgue, 26 Jun 2020
  • Honda ADV 150
    Perhatikan Uang Muka Dan Kredit Motor Saat Pandemi COVID-19
Pandemi COVID-19 telah banyak mengubah pola hidup masyarakat baik di Indonesia ataupun luar Indonesia. Mereka yang biasanya berbelanja secara tatap muka langsung kini berganti menjad serba online.
Hal tersebut dilakukan untuk mentaati protokol kesehatan.

Di sisi lain ternyata dalam hal membeli kendaraan khususnya sepeda motor ternyata berpengaruh juga meski sedikit berbeda kasusnya pembelian sepeda motor secara tunai cenderung naik. 
Sebaliknya, sistem kredit justru turun sehingga keduanya cenderung merata.

Sebelum pandemi memang kebanyakan pembelian motor pembayarannya secara kredit, sekitar 65-70% dari total transaksi. Tapi beberapa bulan belakangan, pembayaran tunai setara dengan kredit, bisa dibilang 50 banding 50%
Meningkatnya pembelian sepeda motor secara tunai ini dipengaruhi oleh ketatnya aturan dari pihak leasing selama masa pandemi COVID-19. Ia pun menyebut bahwa hal itu juga berpengaruh ke penjualan.

Salah satu faktor turunnya penjualan kendaraan bermotor adalah sulitnya mengajukan kredit. Selama kondisi ekonomi turun, leasing pasti menyeleksi konsumennya dengan ketat, termasuk syarat-syaratnya.
Uang muka juga naik. Saat normal, dp kredit motor biasanya hanya 10-15%. Tapi sekarang leasing juga perlu menjaga kondisi. Jadi, uang muka naik menjadi 15-20%. Bahkan, beberapa ada yang di atas 20%.
Sumber: otosia