Yamaha Force 155 Resmi Meluncur di Taiwan

Motorgue, 03 Jul 2020
  • Yamaha Force 155
    Yamaha Force 155 Resmi Meluncur di Taiwan
Selalu ada motor spesial di Taiwan. Merek ternama Jepang pun kerap menyajikan tema berbeda di pulau Formosa. Minimal, bentuknya diubah meski mengambil basis di pasaran. Seperti Yamaha yang baru saja merilis Force 155. Skuter Maxi berbasis Majesty ini diterjemahkan dengan tampang lebih sporty dan gahar. Mereka menjualnya mulai Rp 62 jutaan. Jika Majesty dikenal atas bentuk elegan, Yamaha Force 155 menjadi alter ego-nya. Presentasi area fasad benar-benar mengubah kesan serba lembut sang kakak. Sepintas tampak seperti motor yang berbeda, bak tidak berbagi platform. Mungkin analoginya sama seperti NMax dan Aerox, hanya saja Force mengadopsi konstruksi rangka dan padanan bodi serupa.


Mukalah yang diubah total. Terutama lampu utama, dibuat menyiku tajam dan memisah di tengah, atau biasa disebut dual split lamp. Posisinya juga agak masuk, akibat sayap tameng sengaja dibentuk oversize. Ia pun mengenakan model sein lebih besar, walaupun peletakannya sama. Panel shield tentunya lain. Force tampak minimalis, tapi memiliki alur ekstrem. Banyak tekukan dan garis tajam di sekitar itu. Plus, terdapat satu komponen yang dihilangkan dari Majesty: Windshield dilepas, diganti cover plastik hitam dof. Karena itu tampilannya jadi rebel, lantaran mempertontonkan area belakang dashboard dan stang, alias telanjang. Saat beralih ke perspektif samping, warisan Majesty mulai terlihat. Benang merahnya cenderung sama. Namun perut Force lebih berotot, sama sekali tak tertera aksen membulat. Tiap bagian ditekuk hingga tercipta garis runcing. Lantas di belakang, wujudnya menyerupai Aerox, akibat komposisi tail light minimalis dan sein terpisah di spakbor. Sangat sporty.


Nah, barulah soal rancang bangun semuanya seragam. Bahkan sampai jok dan area dek yang rata. Walaupun condong bergaya sporty, lubang di balik tempat duduk sama besarnya. Paling tidak satu helm half face berukuran besar bisa masuk, serta masih tersisa tempat untuk menyimpan barang bawaan lain. Berbeda dengan di Tanah Air, Maxi Yamaha satu ini memiliki ruang kaki lapang. Sebab posisi mulut tangki ada di sisi kiri laci – macam kepunyaan Freego. Alhasil tak diganggu undakan tinggi saat hendak menggantung barang di tengah. Sementara wadah bensinnya sendiri terletak pada kolong dek, makanya terlihat tebal. Mengenai sumber tenaga belum ada pengumuman resmi dari Yamaha. Tapi bukan teka-teki sulit. Hampir pasti ia mencangkok dapur pacu Majesty teranyar, yakni mesin 155 cc SOHC empat katup bertenaga 14,9 Hp/7.500 rpm serta torsi puncak 14 Nm/6.000 rpm. Lengkap dengan sistem injeksi dan pendingin cairan. Sebagai informasi, output segitu kurang lebih setara Aerox dan Nmax di Indonesia.


Menariknya, Force Taiwan ini tak hanya bersolek sporty pada kemasan. Kaki-kaki ikut dipresentasikan senada. Penopang belakang bukan lagi dual shock breaker, melainkan memakai jenis monoshock, ditempatkan persis di tengah-tengah. Otomatis dari belakang terlihat sangar, apalagi ditambah spakbor tambahan ala mudguard. Kalau di depan, kurang lebih sama seperti skutik konvensional, menggunakan fork teleskopik. Didashboard tertera modernisasi tampilan. Force mengganti kluster instrumen digital-analog Majesty dengan display full digital. Sejauh ini, informasi yang terlihat ditampilkan meliputi kecepatan, putaran mesin, voltase aki, suhu mesin, odometer, trip meter, waktu, serta pengingat ganti oli. Semestinya, penghitung bahan bakar rata-rata dan real time wajib ada di spesies seharga ini. Namun tak terlihat di gambar promosi, perlu pengecekan lebih lanjut. Menyoal warna, paket skutik ini disajikan dalam empat opsi: gloss black, matte black, silver, serta putih.
Sumber: oto