Menjaga Kualitas Aki Motor Selama di Rumah

Motorgue, 28 May 2020
  • Menjaga Kualitas Aki Motor
    Menjaga Kualitas Aki Motor Selama di Rumah
Meski sepeda motor jarang digunakan, aki harus tetap dijaga kualitasnya, seperti memanaskan mesin dan mengecek debit airnya.
Untuk memutus mata rantai penyebaran corona COVID-19 pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menyusul sebelumnya aturan work from home (WFH).

Kondisi ini membatasi aktivitas masyarakat untuk ke luar rumah. Alhasil masyarakat kini lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah. Kendaraan pun menjadi menganggur akibat jarang dipakai, termasuk sepeda motor yang menjadi andalan trasportasi sehari-hari.

Meski sepeda motor jarang digunakan, kondisinya tetap harus dijaga. Salah satu komponen utama yang perlu dijaga adalah aki pada sepeda motor. Pasalnya komponen satu ini berfungsi menyimpan energi listrik dan digunakan untuk menghidupkan mesin sepeda motor.

Menurut Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) ada beberapa hal agar aki tidak soak dan dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Berikut kiat merawat aki sepeda motor:

1. Cukup memanasi mesin sepeda motor di rumah tanpa harus dikendarai. Hal ini dapat dilakukan secara berkala yakni sehari sekali dan ini sangat penting untuk menjaga kualitas aki maupun mesin sepeda motor. Dengan kondisi sekarang, para pemilik sepeda motor sebaiknya memanaskan sepeda motornya selama 3-4 menit untuk menjaga kualitas aki sehingga tetap memberikan suplai arus listrik ke part komponen kelistrikan sepeda motor dan menyimpan energi listrik dengan baik, imbuh Endro.

2. Jika ada pemasangan aksesoris atau part modifikasi yang menggunakan energi listrik, perlu diperhatikan saat melakukan pemasangan dengan memastikan sumber arus listrik yang akan digunakan. Jika ingin memodifikasi seperti lampu, klakson ataupun part yang membutuhkan kelistrikan, perlu menambahkan sekring tersendiri untuk menghindari korsleting atau terputusnya arus listrik pada sepeda motor, terangnya.

3. Jika menggunakan aki basah, perlu dilakukan pengecekan secara berkala terhadap jumlah debit air aki. Pada komponen aki, terdapat tanda batas jumlah debit air aki atau yang disebut upper lower. Periksa jumlah debit air aki, jika debit air kurang maka diharuskan melakukan penambahan air aki sebatas garis upper yang tertera pada aki basah, ujar Endro.

4. Aki yang mengalami masalah seperti soak bukan berarti harus membeli aki baru, namun perlu juga dicek sistem pengisian daya listriknya.
Sering terjadi anggapan bahwa aki soak harus diganti dengan yang baru, namun bisa saja penyebabnya ada masalah di pengisian daya listrik yang masuk ke dalam aki. Oleh karena itu, penting untuk memastikan sistim pengisisanya disepeda motor, tutup Endro.

Sumber: otosia